5 Film Kerjasama Indonesia & Jepang yang Sayang Banget Dilewatkan

Diposting pada

Lk21  – Film merupakan media komunikasi yang bisa dipakai buat memberitahukan suatu pesan kepada sekelompok orang. Pesan yang terdapat dalam film bisa berupa apakah saja bergantung dari misi film tersebut. Akan tetapi, lazimnya sesuatu film bisa mencakup beragam pesan, baik itu pesan pendidikan, hiburan serta informasi.

Pasal sifatnya yang universal, sesuatu film bisa diproduksi tak cuma oleh satu negara saja, tapi juga sebagian negara. Perihal ini tunjukkan jikalau film dapat menjadi salah satu media kerjasama antar negara. layaknya 5 film berikut yang merupakan result kerjasama Indonesia serta Jepang. Film-film berikut ini gak boleh sampai terlewat, kenapa? pasal sebagian di antaranya berhasil nongkrong di festival film internasional.

1. Through the Sea

Film yang rencananya akan dengan cepat dirilis terhadap bulan Mei 2018 mendatang ini mendapuk Dean Fujioka sebagai pemeran utama. Kalian pasti udah tahu kalau Dean merupakan aktor Jepang yang menikah dengan cewek Indonesia. Dalam proyek film kerjasama Indonesia-Jepang ini, Dean berlakon sebagai cowok asing yang terdampar di pesisir Aceh dengan tidak identitas.

Disamping Dean Fujioka, film ini juga akan dibintangi oleh artis Jepang lain layaknya Tsuruta Mayu, Taiga, serta Yoshinaga Jun. tak cuma melibatkan aktor serta aktris dari negeri matahari terbit saja, Through the Sea juga melibatkan aktor serta aktris lokal Indonesia layaknya Adipati Dolken serta Sekar Sari.

2. Killers

Yang kedua adanya film Killers yang dirilis terhadap tahun 2014. Killers dibuat oleh Mo Brothers yang lebih awal menggarap film Rumah Dara. buat para pemainnya, film ini mendapuk aktor serta aktris dari Jepang serta Indonesia, layaknya Oka Antara, Kazuki Kitamura, Rin Takanashi, Luna Maya, dll. sedangkan itu Daniel Mananta mengambil peran sebagai produser .

Film ini bercerita mengenai Nomura Shuhei yang diperankan oleh Kazuki Kitamura. Ia merupakan seorang eksekutif muda asal Jepang yang karismatik serta banyak disukai oleh orang. Disisi lain adanya karakter Bayu Aditya yang diperankan oleh Oka Antara. Ia merupakan jurnalis Indonesia yang tengah terpuruk dampak obsesinya yang terlampaubesar. Kedua laki-laki tersebut nyatanya mempunyai sisi gelap. Mereka sama-sama suka membunuh orang. Nah loh!

Killers pertama kali tayang di Sundance Film Festival 2014. Menyaksikan film ini, sekilas kalian akan dibuat teringat dengan film SAW.

3. Taksu

Film yang mempunyai nama lain Yokudô ini dirilis terhadap tahun 2014. meskipun merupakan film kerjasama, tetapi sayangnya film ini tak dirilis di Indonesia. meskipun gak tayang di Indonesia, tapi Taksu berhasil tayang di Busan International Film Festival loh. Film ini disutradarai oleh Kiki Sugino. tak cuma menjadi sutradara, Kiki juga ikut timbuldalam film ini.

Dibintangi oleh Yoko Mitsuya serta Takumi Saito, film ini bercerita mengenai sepasang suami istri dari Jepang yang berlibur ke Bali. Mereka ialah Yuri serta Chihiro. Di sana mereka berdua memperoleh banyak masalah, mulai dari penyakit yang diderita Chihiro bertambah parah, Yuri yang disangsikan selingkuh dengan penduduk lokal, sertagangguan lainnya. Akankah mereka bisa mengatasi gangguan tersebut? Tonton aja filmnya ya.

4. Merdeka 170805

Film ini merupakan kerjasama antara TOHO Jepang serta Rapi Film. Dirilis terhadap tahun 2001, film ini menceritakan perang semasa kependudukan Jepang di Indonesia. tersebutkan gak terkejut kalau film ini mengambil lokasi syuting di Indonesia. setara layaknya film Taksu, Merdeka 170805 juga tak tayang di Indonesia karna problem sensor.

Film ini akan bercerita saat tentara Jepang datang ke Indonesia serta berupaya mengambil alih kekuasaan Belanda. Hingga akhirnya mereka berhasil menggusur kedudukan Belanda. kondisi seketika berubah ketika Jepang mengumumkan kalah perang serta Sukarno-Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Tentara Jepang pun ditarik kembali ke tanah air mereka, tapi sebagian diantara mereka menolak buat pulang.

5. Aishiteru

Buat memperingati 55 tahun kaitan diploma antara Indonesia serta Jepang, di tahun 2013 digaraplah proyek Film tv atau biasa akrab kita sebut FTV yang melibatkan kerjasama kedua negara ini. Film tersebut merupakan garapan DNA Production, yang bekerja setara dengan Fuji TV-Japan serta tayang di KompasTV terhadap 2013. Dua tahun sehabistayang, FTV ini menemukan penghargaan di Panasonic Global Awards 2015.

Aishiteru mengisahkan seorang jurnalis asal Jepang yang tengah meliput perayaan kaitan Indonesia-Jepang ke-55. Ia adalah Satoshi yang diperankan oleh Minami Keisuke. sepanjang ia Berposisi di Indonesia, Satoshi ditemani mahasiswi lokal yang bernama Mediana yang diperankan Prisia Nasution sebagai penerjemahnya. disamping meliput, Satoshi nyatanya ingin menelusuri kakeknya, Tomotsu Matsumo, yang menghilang di Indonesia sehabis waktu perang dunia kedua berakhir.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *